Pesta Boneka #6, Perayaan atas Perbedaan

Pesta Boneka, pestanya para dalang – puppeteers dari seluruh dunia, sudah diselenggarakan oleh Papermoon Puppet Theatre sejak tahun 2008. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang keenam dengan tema Perjalanan atau The Journey. Seperti tercantum dalam buku program, tema Perjalanan adalah bingkai yang menjadi kebebasan bagi para artis untuk menampilkan karyanya.

Perjalanan adalah sebuah perayaan untuk memaknai perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lain, perjumpaan dengan manusia lain dengan berbagai kultur, dan perayaan atas ragam perbedaan yang ada di bumi – PesBon #6.

Pesta Boneka diselenggarakan tanggal 12 – 14 Oktober 2018. Hari pertama dan kedua, keriaan Pesta Boneka dipusatkan di IFI dan Java Poetry Café yang berlokasi di bilangan Sagan, dekat dengan kampus UGM. Hari ketiga, seluruh kegiatan dipusatkan di Desa Kepek, Bantul.

1 Buku Cerita Anak = 1 Tiket Masuk

Interpretasi akan tema Perjalanan disajikan dalam bentuk pertunjukan, lokakarya, juga diskusi. Meskipun ada beberapa pertunjukan yang mensyaratkan reservasi, pengunjung dan artis yang ambil bagian dibebaskan untuk memilih karya yang akan mereka nikmati sebagai bagian dari perjalanan mereka di Pesta Boneka #6

Workshop Tom Lee
Workshop Tom Lee

Untuk dapat menikmati pertunjukan oleh dalang kelas dunia, pengunjung cukup menukarkan satu buku cerita anak untuk satu tiket masuk. Hanya ada satu syarat, buku yang ditukar dengan tiket masuk adalah buku cerita non-religius.

Jika Kawan Dolan belum memiliki kesempatan menonton Pesta Boneka, jangan sedih. Ada empat pertunjukan yang sempat kami nikmati dan akan kami bagikan sedikit ceritanya. Keempatnya adalah bagian dari pertunjukan di Java Poetry Café, karena kami terlambat melakukan reservasi untuk pentas-pentas di IFI.

Their Journey, Our Journey

Annie Ting and The Dragon yang dipentaskan oleh Tiny Feat dari Singapura bercerita tentang seorang gadis kecil bernama Annie Ting yang memiliki pandangan positif terhadap lingkungannya. Meskipun pertunjukan ini didesain untuk anak-anak berusia 2-4 tahun, kami sangat menikmati 40 menit penuh kejutan. Dari pertunjukan ini kami juga tahu suara seekor naga.

Annie Ting & The Dragon

ABC adalah kolaborasi apik kak Aio dan ibu Cemprut. Mereka mengangkat cerita tentang Asta, seekor anak naga yang tidak bisa mengeluarkan api dari mulutnya. Kak Aio memang dikenal sebagai pendongeng, sedangkan ibu Cemprut adalah seorang crafter. Sambil menikmati kepiawaian kak Aio dan ibu Cemprut bercerita sembari bernyanyi, penonton ikut dilibatkan untuk membantu Asta si Naga mengatasi masalahnya.

Aio Bersama Cemprut

Seniman asal Malaysia, Main Theatre, menampilkan cerita berjudul Ingatan, tentang hubungan seorang anak dan ayahnya yang menderita demensia. Sosok sang ayah digambarkan dengan paduan boneka dan iPad yang dinamakan iPuppad, seolah sebagai bukti bahwa pertunjukan boneka pun bisa memanfaatkan teknologi.

Ingatan

Pertunjukan terakhir yang kami nikmati adalah pertunjukan berjudul People Exist! dari duet Cecile Bellat dan Feri Ludianto. Cerita yang diangkat merupakan kisah sehari-hari, kisah pasangan jatuh cinta yang harus menghadapi berbagai macam masalah, dengan ending yang disukai banyak orang. Pertunjukan ini diilustrasikan seperti  permainan karakter Lego yang dipadu berbagai macam bumbu, mulai dari nyanyian, tarian, narasi yang apik, serta permainan cahaya.

People Exist!

Catatan dari Pesta Boneka #6

Kami berasa menyusun puzzle saat memutuskan pertunjukan mana yang akan kami tonton.  Loket reservasi hanya dibuka 2 jam sebelum pentas, dan antrian calon penonton sudah mengular bahkan sebelum tiket dibuka. Perjuangan mendapat tiket seakan makin diuji dengan terpaan sinar matahari yang sedang garang.

Sambil mengantri, kami jadi tahu jika tidak ada pembatasan jumlah tiket yang dibeli, padahal kapasitas penonton dibatasi. Menjalani antrian dengan sabar, bukan jaminan akan dapat tiket. We really need our luck inside our pockets, seperti yang ditulis di IG pesta_boneka.

Kami cukup puas bisa menikmati 4 dari 5 pertunjukan yang kami rencanakan, meskipun sedikit kecewa karena kami kehabisan tiket untuk pertunjukan Studio Batu. Dengan animo pengunjung yang makin besar, semoga pihak penyelenggara akan mempersiapkan mekanisme tiket yang lebih baik untuk Pesta Boneka #7.

 

 

1 tanggapan pada “Pesta Boneka #6, Perayaan atas Perbedaan”

  1. Pingback: Argya B+B Guesthouse, Pilihan Penginapan Murah di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan