Panduan Berkunjung Ke Angkor Archaeological Park di Siem Reap Kamboja (2)

Di artikel sebelumnya, kami sudah membagikan 2 hal tentang Panduan Berkunjung ke Angkor Archaeological Park. Lanjutannya di artikel ini ya. Eitss, buat yang belum baca part 1, bisa klik di sini dulu ya. 

ATURAN BAGI PENGUNJUNG ANGKOR

Pengelola Angkor Archaeological Park menetapkan beberapa aturan penting yang harus diperhatikan dan ditaati oleh semua pengunjung. Saking pentingnya, aturan ini sampai dicetak di bagian belakang Angkor Pass. Apa saja aturan tersebut? Mari disimak.

Aturan Pengunjung Angkor

  • Please respect monks

Di Kawasan Angkor, Kawan Dolan akan sering menjumpai biksu. Bagi warga Kamboja, biksu adalah sosok yang sangat dihormati. Pastikan untuk menjaga sikap saat berinteraksi dengan para biksu. Pengunjung dilarang untuk mengambil foto selfie. Kalau ingin mengambil foto, silakan minta izin kepada biksu secara sopan. Khusus untuk pengunjung perempuan, dilarang berdiri atau duduk terlalu dekat dengan biksu, apalagi sampai melakukan kontak fisik.

  • Please respect all signs

Angkor Wat

Tinggalkan budaya cuek dan semau gue saat mengunjungi Kawasa Angkor. Papan peringatan dan penanda ada untuk menjaga kelestarian kawasan, sekaligus memastikan keselamatan pengunjung. Jangan malas baca ya?

  • Please do not give money or candy to children

Website yang kami jadikan referensi secara jelas menyebutkan alasannya: Agar anak-anak tetap bersekolah. Meskipun aturan ini tampak tak manusiawi, tetapi sebenarnya aturan ini dibuat untuk menjamin masa depan anak-anak Siem Reap, yaitu dengan memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan. Sayangnya, karena tingkat ekonomi yang rendah, beberapa dari mereka memilih untuk mencari uang, dengan menjual permen atau meminta-minta.

  • Please wear respectful clothing; shoulder and knees should be covered

Kawasan Angkor, terutama di candi-candinya, adalah wilayah yang dianggap sakral dan bersejarah. Oleh sebab itu pengunjung diharapkan menggunakan pakaian yang sopan. Aturan ini ditetapkan karena banyaknya kasus wisawatan yang berpakaian tak pantas, bahkan telanjang di area candi.

Aturan Berpakaian di Angkor Wat
Kenakan Pakaian Yang Sopan Saat Berkunjung ke Kawasan Angkor

Intinya, jangan mengenakan baju terbuka yang memperlihatkan area bahu dan belahan dada. Jangan mengenakan celana/rok pendek di atas lutut. Memang udara di Kawasan Angkor panas dan lengket, tapi Kawan Dolan bisa menyiasatinya dengan memilih bahan pakaian yang tipis dan mudah menyerap keringat.

Pengelola tak main-main dengan aturan ini. Kalau ada pengunjung yang bandel, mereka tak segan mengeluarkan pengunjung tersebut dari Kawasan Angkor.

  • Please do not litter

Sederhana, jangan buang sampah sembarangan.

  • Please do not smoke

Merokok tidak diperbolehkan di sembarang tempat karena dapat mengganggu pengunjung lain, juga berpotensi menimbulkan kebakaran. Lho, kok bisa? Ya, Kawasan Angkor masih dipenuhi tumbuhan hijau dan semak-semak. Puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa membakar ranting kering, bukan?

  • Please do not touch

Musuh utama artefak adalah tangan jahil. Jadi, dengan mematuhi aturan ini, Kawan Dolan bisa turut menjaga Kawasan Angkor. Apalagi di beberapa bagian candi ada ukiran yang sangat halus.

CARA MENUJU ANGKOR ARCHAEOLOGICAL PARK

Sebenarnya ada beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan, mulai dari taksi, motodops, electric car, sepeda, hingga Tuktuk. Saran kami, jika tak mengambil paket tur ke Angkor dari agen wisata, dan Kawan Dolan ingin transportasi yang budgetnya lebih bersahabat, naik Tuktuk saja. Tuktuk ini merupakan transportasi paling populer yang digunakan oleh wisatawan untuk berkeliling di Kawasan Angkor.

TukTuk Kamboja

Untuk Tuktuk, sebenarnya tanpa dicari secara khusus pun, kalian bisa menemukannya dengan mudah. Tuktuk menjadi transportasi yang sangat mudah ditemukan di Siem Reap. Para supir Tuktuk biasanya akan menghampiri para wisatawan dan menawarkan jasa untuk mengantarkan berkeliling, termasuk jasa antar mengelilingi Angkor Archaeological Park. Pintar-pintarlah menawar harga sewanya.

  • Berdasarkan pengalaman kami…

Dulu, kami mencari informasi mengenai jasa supir Tuktuk dari salah satu grup komunitas pejalan. Ada beberapa rekomendasi yang kami dapatkan, lalu kami coba salah satunya. Kami memutuskan tak menggunakan jasa tur Angkor dari penginapan karena harganya kurang berkesan di dompet, haha… Lagipula, dengan pesan Tuktuk sendiri, kami bebas mengatur waktu berangkat dan kembali sesuai itinerary yang sudah disusun.

Berkeliling Angkor dengan Tuktuk Sangat Menyenangkan
Berkeliling Angkor dengan Tuktuk Sangat Menyenangkan

Beruntung ternyata supir Tuktuk yang kami dapatkan ini sangat ramah, pengetahuannya soal Kawasan Angkor pun cukup oke. Beliau bukan sekedar mengantar, tapi juga memandu dengan baik. Kami mendapatkan banyak cerita menarik selama perjalanan berkeliling di Kawasan Angkor.

Untuk setengah hari, kami membayar USD 15 saja. Harga yang cukup bersahabat, sebab kami juga diberi free air mineral dan dibawa mengunjungi beberapa candi cantik yang jarang dikunjungi wisatawan. Ketika kembali ke pusat kota pun, beliau masih mengajak kami mampir ke salah satu spot keren di Siem Reap.  

  • Rekomendasi Supir Tuktuk

Tertarik menggunakan jasa beliau? Berikut kontaknya :

Mr Usman
No kontak : +855 96 706 9535

Mr Usman - Supir Tuktuk Siem Reap
Mr Usman – Supir Tuktuk Siem Reap

Mr Usman bisa dihubungi via whatsapp untuk deal tanggal dan harga sewa. Direspon dengan ramah kok. Nanti, kalau memang deal menggunakan jasa beliau, H-1 kalian bakal dihubungi untuk konfirmasi ulang. Soal bahasa, selain bahasa Inggris, Pak Usman juga bisa bahasa Melayu. Jadi jangan khawatir ya.  Btw, ini bukan iklan berbayar 😀

APA YANG HARUS DIBAWA?

  • Bekal makanan dan minuman yang cukup

Bekal ini penting terutama kalau kalian berangkat pagi-pagi sekali dan tak sempat sarapan di penginapan. Setelah puas menikmati sunrise kalian bisa menyantap bekal untuk mengisi tenaga. Jangan sampai pingsan gara-gara telat makan. Roti atau biskuit bisa jadi pilihan. Selain itu, pastikan juga untuk membawa persediaan air minum yang cukup saat memasuki candi, terutama candi yang wilayahnya cukup luas. Penjual minuman hanya bisa ditemukan di bagian depan sekitar pintu masuk, pintu keluar, dan area parkir saja.

  • Kacamata hitam, topi, sun block

Di Kawasan Angkor, semakin siang, efek matahari akan terasa sangat terik dan menyilaukan pandangan. Pastikan Kawan Dolan mempersiapkan diri dengan kacamata hitam, topi, dan sun block ya.

  • Lotion Anti Nyamuk

Berhubung kalian akan mengunjungi situs bersejarah yang masih dikelilingi oleh pohon-pohon lebat dan candi-candi lawas, tak heran jika akan berhadapan dengan sekumpulan nyamuk yang bandel. Persiapkan diri dengan membawa lotion anti nyamuk untuk menghindari gigitan.

————

Salah Satu Candi di Angkor Archaeological Park

Nah, sekian dulu info dari kami seputar panduan berkunjung ke Angkor Archaeological Park. Semoga infonya bermanfaat ya Kawan Dolan 🙂

2 tanggapan pada “Panduan Berkunjung Ke Angkor Archaeological Park di Siem Reap Kamboja (2)”

  1. Wah bermanfaat sekali tipsnya, kesadaran para wisatawan terhadap peraturan di tempat wisata memang harus ditingkatkan, duh jadi pengen naik tuk tuk, apakah mirip bajaj atau bemo?

    1. Iya, setuju. Apalagi kalau kita orang Indonesia lagi berkunjung ke negara orang. Jangan sampai malu-maluin cuma karena melanggar aturan. Tuktuk beda sama bajaj & bemo. Diagendain mas main ke Kamboja, biar ngerasain naik Tuktuk 😀

Tinggalkan Balasan