7 Kuliner Khas Kalimantan Selatan, Rasanya Unik dan Bikin Nagih!

Halo Kawan Dolan! Ada yang sudah pernah liburan ke Kalimantan Selatan? Atau malah sedang merencanakan untuk berkunjung ke sana dalam waktu dekat? Nah, pastikan Kawan Dolan memasukkan wisata kuliner khas Kalimantan Selatan dalam agenda selama berada di sana ya.

Kalimantan Selatan memiliki beragam kuliner dengan citarasa yang sangat khas. Tak sedikit wisatawan yang akhirnya ketagihan setelah mencicipi kuliner khas Kalimantan Selatan. Begitu juga dengan kami! Dari sekian banyak yang sudah pernah dicoba, ada 7 yang menjadi favorit dan kami rekomendasikan untuk Kawan Dolan.

Katupat Kandangan

Katupat Kandangan- Kuliner Khas Kalimantan Selatan
Katupat Kandangan

Ketupat, yang dalam Bahasa Banjar disebut Katupat, menjadi bahan utama olahan kuliner ini. Asalnya dari daerah Kandangan, Kalimantan Selatan. Cara penyajiannya sederhana. Di atas piring, ketupat yang sudah diiris-iris akan disajikan bersama potongan ikan gabus asap. Selanjutnya, ketupat disiram kuah santan kental berbumbu khas dan diberi taburan bawang goreng. Jika ingin lebih nikmat, perasan jeruk nipis dan sambal bisa ditambahkan sesuai selera.

Ingin mencoba menyantapnya dengan cara asli orang kandangan? Gunakan tangan! Ketupat diremas-remas hingga tercampur dengan kuah, lalu setelahnya langsung saja disantap. Hmmm… bagaimana ya rasanya menyantap makanan berkuah tanpa menggunakan sendok? Makanya, wajib coba ya, Kawan Dolan.

Soto Banjar, Kuliner Khas Kalimantan Selatan Yang Tersohor

Soto Banjar
Soto Banjar

Soto yang satu ini tersohor sekali sebagai kuliner khas Kalimantan Selatan. Rasanya belum sah berkunjung ke Kalimantan Selatan kalau belum mencicipi Soto Banjar. Berbeda dari kebanyakan soto, Soto Banjar tak menggunakan nasi, melainkan ketupat yang diiris kecil.

Ketupat yang sudah diiris tersebut akan ditambahkan suwiran ayam kampung, irisan telur bebek, irisan perkedel kentang, dan mie soun. Kuah bening yang digunakan untuk Soto Banjar dibuat dari kuah rebusan ayam beraroma rempah-rempah. Aroma tersebut didapat dari racikan bumbu-bumbu yang terlebih dahulu ditumis hingga wangi lalu setelahnya baru dicampurkan ke dalam kuah kaldu. Versi lain dari kuah Soto Banjar ada juga yang menambahkan campuran susu sehingga rasanya menjadi lebih gurih.

Mie Bancir

Mie Bancir, Kuliner Khas Kalimantan Selatan
Mie Bancir

Bahan utama untuk membuat Mie Bancir adalah mie kuning. Bumbunya kurang lebih sama dengan bumbu yang digunakan untuk membuat soto banjar, tetapi ada tambahan saos tomat kental pada kuah kaldu ayamnya. Isian pelengkap mie kuning adalah suwiran ayam kampung, irisan telur bebek rebus, dan daun seledri.

Kira-kira kenapa ya dinamakan Mie Bancir? Dalam bahasa setempat, bancir artinya banci/bencong. Konon katanya diberi nama ‘bancir’ karena penampakan mienya saat jadi tak terlihat seperti mie goreng, tapi juga bukan seperti mie kuah.

Mandai

Oseng Mandai
Oseng Mandai

Ada yang sudah pernah mencicipi buah cempedak? Nah, di Kalimantan Selatan, kulit cempedak tak dibuang begitu saja, tetapi diolah dengan cara fermentasi. Kulit bagian dalamnya diambil, dibersihkan hingga tak bergetah, lalu direndam di air garam. Waktu perendaman selama 3 hari, bahkan ada yang hingga 1 bulan. Semakin lama direndam, maka teksturnya akan semakin lembut dan mengelurkan aroma yang khas.

Kulit cempedak yang sudah difermentasi tersebut bisa diolah dengan cara digoreng. Hasilnya bisalangsung disantap menjadi lauk bersama nasi panas dan sambal. Ada juga yang mengolahnya menjadi oseng-oseng mandai, atau digunakan sebagai campuran dalam olahan sayur lainnya.

Iwak Patin Bakar

Kuliner Khas Kalimantan Selatan
Lezatnya Iwak Patin Bakar

Dalam bahasa setempat, iwak berarti ikan. Ya, iwak patin banyak terdapat di perairan Kalimantan Selatan. Umumnya sering diolah dengan cara dibakar. Mungkin olahan ikan patin bakar terdengar tak asing bagi sebagian orang. Ikan patin memang mudah ditemukan di beberapa daerah selain di Kalimantan Selatan. Bahkan yang disajikan dalam olahan bakaran pun bisa ditemukan di banyak tempat makan.

Eits, tapi jangan salah. Kalian juga wajib mencicipi olahan ikan patin bakar khas Kalimantan Selatan ini. Bumbunya spesial, lho! Dalam campuran bumbu bakarannya, ada tambahan kecap dan saos tomat yang kental. Saat disajikan, tak hanya dagingnya yang nikmat disantap. Lemak hingga kulitnya pun tak luput membuat lidah bergoyang. Apalagi disantap bersama sambal terasi, wah makin komplit nikmatnya!

Amparan Tatak

Wadai Amparan Tatak
Amparan Tatak. Sumber : tribunnews.com

Amparan Tatak adalah kue tradisional khas Kalimantan Selatan. Dibuat dari campuran tepung beras, santan, garam, gula pasir, dan pisang. Tekstur kue ini cukup unik. Lapisan atasnya lebih lembek yang dihasilkan dari campuran santan kental. Sementara di lapisan bawah, teksturnya lebih keras yang dihasilkan dari campuran santan cair dan tepung beras. Di antara kedua lapisan tersebut terdapat potongan-potongan pisang. Dalam sekali gigitan, kita bisa merasakan sensasi rasa gurih dan manis sekaligus.

Cara membuatnya cukup mudah. Adonan yang sudah tercampur rata akan dikukus dalam sebuah loyang besar. Namun agar menghasilkan citarasa yang tepat, loyang harus dipanaskan terlebih dahulu di dalam air hingga mendidih. Setelah panas baru adonan bisa dituangkan. Total waktu yang dibutuhkan agar matang sempurna kurang lebih sekitar 1,5 jam.

Bingka Kentang

Bingka Kentang khas Kalimantan Selatan
Bingka Kentang

Kawan Dolan yang gemar menyantap kudapan dengan rasa yang manis, wajib mencoba Bingka Kentang. Bingka Kentang menjadi kue yang digemari dan laris manis di Kalimantan Selatan, terutama saat lebaran.

Kuliner khas Kalimantan Selatan yang satu ini terbuat dari campuran tepung terigu, telur, kentang, santan, gula, dan garam. Adonan yang sudah jadi dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk bunga, lalu dipanggang. Citarasa Bingka Kentang cenderung manis dan legit. Teksturnya pun sangat lembut dan padat sehingga akan cepat terasa kenyang. Nikmati perlahan sedikit demi sedikit saat menyantapnya agar tak eneg. Lebih komplit lagi jika ditemani secangkir teh panas.

———

Nah, kira-kira kuliner khas Kalimantan Selatan yang mana nih yang paling bikin kalian penasaran?

 

3 tanggapan pada “7 Kuliner Khas Kalimantan Selatan, Rasanya Unik dan Bikin Nagih!”

  1. Mandai ini juara! Walaupun hanya cempedak namun rasanya bisa mirip daging ayam… Proses pengolahannya itu lho yang bikin jadi enak. Njirrr!

    Amparan Tatak ini kalau di Jawa Tengah mungkin penganan Nagasari kali ya?

    1. nah kan, sepakat mandai bikin ketagihan 😀
      bisa kali ya kalau kangen makan mandai dicoba bikin sendiri.

      iya, Amparan Tatak mirip-mirip sama Nagasari, cuma di Amparan Tatak ada bagian yang lebih lembek dan lebih kerasa gurih. Kapan-kapan kalau main lagi ke Kal-Sel, cobain deh, Mas

  2. Pingback: Merindukan Nikmatnya Soto Banjar - NGOBROLIN JEJAK

Tinggalkan Balasan